> ## Documentation Index
> Fetch the complete documentation index at: https://docs.jagaind.com/llms.txt
> Use this file to discover all available pages before exploring further.

# Cara menghubungkan WhatsApp

> Tautkan satu nomor WhatsApp organisasi lewat QR atau kode pairing, tambahkan grup atau nomor tujuan, dan pulihkan sesi yang terputus.

Kanal WhatsApp mengirim pesan insiden dari satu nomor WhatsApp milik organisasi ke grup atau nomor perorangan. Satu nomor pengirim dipakai untuk seluruh instalasi.

> [!WARNING]
>
> Kanal ini memakai protokol WhatsApp Web tidak resmi, bukan API resmi WhatsApp.
>
> * Nomor berisiko diblokir WhatsApp bila mengirim banyak pesan. Gunakan nomor khusus, bukan nomor pribadi.
> * Pesan dan foto insiden dikirim ke server WhatsApp.
> * HP pengirim sebaiknya tetap aktif agar perangkat tertaut tidak dilepas.

## Sebelum mulai

* Akun Anda punya izin **Kelola kanal dan target notifikasi**.
* Admin server sudah mengaktifkan fitur WhatsApp dengan `WHATSAPP_ENABLED=true` dan database PostgreSQL. Bila belum, kartu WhatsApp menampilkan "Kanal WhatsApp dinonaktifkan di server". Lihat [Konfigurasi server](/admin/konfigurasi-server.md).
* Server JagaInd terhubung ke internet.
* Anda memegang HP dengan nomor WhatsApp organisasi.

Urutan penyiapannya: aktifkan fitur di server, tautkan nomor, aktifkan kanal, lalu tambahkan target.

## Menautkan nomor organisasi

**1. Buka kartu WhatsApp**

Pilih **Pengaturan** > **Notifikasi**. Di kartu **WhatsApp**, pilih **Hubungkan**.

**2. Baca peringatan risiko**

Dialog **Hubungkan WhatsApp** menampilkan **Peringatan risiko**. Baca sebelum melanjutkan.

**3. Pilih metode penautan**

**Pindai QR**

1. Pilih **Pindai QR**, lalu **Mulai pairing**.
2. Tunggu QR muncul.
3. Di HP pengirim, buka WhatsApp > **Perangkat tertaut** > **Tautkan perangkat**, lalu pindai QR. QR diperbarui otomatis.

**Kode pairing lewat nomor**

1. Pilih **Kode pairing lewat nomor**.
2. Isi **Nomor WhatsApp pengirim** lengkap dengan kode negara, misalnya `6281234567890`.
3. Pilih **Mulai pairing**. Kode 8 karakter muncul di dialog.
4. Di HP pengirim, buka WhatsApp > **Perangkat tertaut** > **Tautkan perangkat** > **Tautkan dengan nomor telepon**, lalu masukkan kode itu.

**4. Tunggu konfirmasi**

Setelah berhasil, pesan "WhatsApp berhasil ditautkan." muncul dan dialog tertutup sendiri. Status kartu menjadi **Terhubung**.

**5. Aktifkan kanal**

Kanal WhatsApp nonaktif secara bawaan. Pilih **Aktifkan kanal**. Selama kanal nonaktif, tidak ada notifikasi yang dikirim walaupun nomor sudah tersambung.

> [!NOTE]
>
> Pairing berhenti otomatis setelah sekitar dua menit. Menutup dialog selama pairing juga membatalkannya.

## Menambahkan target

Target baru hanya dapat ditambahkan saat nomor organisasi **Terhubung**, karena grup dan nomor dicek ke WhatsApp.

1. Di bagian bawah kartu, pilih **Jenis target**:
   * **Grup**: pilih grup dari daftar **Grup WhatsApp**. Daftar hanya berisi grup yang diikuti nomor pengirim.
   * **Nomor perorangan**: isi **Nomor WhatsApp tujuan** dengan kode negara. Nomor dicek terdaftar di WhatsApp sebelum disimpan.
2. Isi **Label target WhatsApp**, misalnya "Tim jaga malam".
3. Pilih **Tambah target**.
4. Pilih **Kirim tes** di baris target untuk memastikan pesan sampai.

> [!TIP]
>
> Grup lebih disarankan daripada nomor perorangan. Anda cukup mengatur anggota grup di WhatsApp tanpa mengubah target di JagaInd.

## Mengelola target

* **Ubah**: ganti label target. Untuk mengganti tujuan, hapus target lalu tambahkan yang baru.
* **Nonaktifkan** atau **Aktifkan**: hentikan atau lanjutkan pengiriman ke target.
* **Hapus**: target berhenti menerima notifikasi. Pesan yang sudah antre tetap dikirim.

## Status sesi dan pemulihannya

| Status | Arti | Tindakan |
| - | - | - |
| **Terhubung** | Nomor tersambung dan siap mengirim. | – |
| **Pairing** | Penautan sedang berjalan. | Pindai QR atau masukkan kode. |
| **Terputus** | Sesi terputus. Bila tautan masih tersimpan, tidak perlu pairing ulang. | Pilih **Sambungkan ulang**. Bila tidak ada tautan, pilih **Hubungkan**. |
| **Galat** | Gangguan sementara. Server terus mencoba menyambung ulang. | Tunggu, atau pilih **Sambungkan ulang**. |
| **Keluar** | Perangkat tertaut dilepas dari HP. | Pilih **Tautkan ulang** dan lakukan pairing lagi. |
| **Nonaktif** | Fitur dimatikan di server atau kanal dinonaktifkan. | Aktifkan fitur atau kanal. |

Saat sesi bermasalah, kartu menampilkan spanduk berisi galat terakhir dan jumlah kegagalan 24 jam. Kanal tidak pernah dinonaktifkan otomatis.

Pesan insiden yang tertahan selama sesi terputus tetap dikirim setelah sesi pulih, selama belum melewati batas umur antrean (bawaan 30 menit).

## Memutus tautan

Pilih **Putuskan**, lalu konfirmasi dengan **Putuskan**. Nomor organisasi harus ditautkan ulang lewat QR atau kode pairing, dan notifikasi berhenti sampai tautan dipulihkan.

## Bila nomor diblokir WhatsApp

1. Pilih **Nonaktifkan kanal** untuk menghentikan pengiriman.
2. Jangan mengulang pairing berkali-kali dengan nomor yang sama.
3. Siapkan nomor organisasi baru, tautkan, lalu aktifkan kanal kembali.

## Masalah umum

| Pesan | Solusi |
| - | - |
| Nomor WhatsApp wajib diisi untuk pairing lewat kode. | Isi nomor pengirim, atau pilih **Pindai QR**. |
| nomor WhatsApp harus 7-15 digit termasuk kode negara | Tulis nomor dengan kode negara, misalnya awalan `62`. |
| nomor tidak terdaftar di WhatsApp; periksa kode negara atau pakai grup | Periksa nomor tujuan, atau gunakan grup. |
| grup tidak diikuti nomor pengirim; pilih dari daftar grup | Tambahkan nomor pengirim ke grup, lalu pilih ulang. |
| sesi WhatsApp belum tersambung; sambungkan nomor lalu coba lagi | Sambungkan ulang atau tautkan nomor lebih dulu. |
| nomor masih tertaut (sambungkan ulang atau putuskan dulu) atau pairing lain masih berjalan | Sambungkan ulang, atau putuskan tautan lama sebelum pairing baru. |

Panduan lengkapnya ada di [Cara mengatasi notifikasi tidak terkirim](/bantuan/cara-mengatasi-notifikasi-tidak-terkirim.md).

## Lihat juga

* [Cara kerja notifikasi](/notifikasi/cara-kerja-notifikasi.md)
* [Konfigurasi server](/admin/konfigurasi-server.md)


This documentation is built and hosted on [Mintlify](https://mintlify.com), a developer documentation platform.