> ## Documentation Index
> Fetch the complete documentation index at: https://docs.jagaind.com/llms.txt
> Use this file to discover all available pages before exploring further.

# Cara mengirim notifikasi ke Telegram

> Siapkan bot Telegram, tambahkan chat ID tujuan sebagai target, lalu kirim pesan tes dari Pengaturan.

Kanal Telegram mengirim pesan insiden lewat bot Telegram ke satu atau beberapa chat atau grup.

## Sebelum mulai

* Akun Anda punya izin **Kelola kanal dan target notifikasi**.
* Server JagaInd terhubung ke internet.
* Token bot Telegram sudah diisi admin server di variabel `TELEGRAM_BOT_TOKEN`. Token hanya disimpan di konfigurasi server dan tidak pernah ditampilkan di dashboard. Lihat [Konfigurasi server](/admin/konfigurasi-server.md).
* Anda tahu **chat ID** tujuan, yaitu ID chat pribadi atau grup Telegram yang akan menerima pesan, dan bot sudah dapat mengirim pesan ke chat itu.

> [!NOTE]
>
> Pembuatan bot dan cara mendapatkan chat ID dilakukan di aplikasi Telegram dan tidak dibahas di sini. Lihat dokumentasi resmi Telegram tentang bot.

## Langkah-langkah

**1. Buka kartu Telegram**

Pilih **Pengaturan** di menu kiri, lalu tab **Notifikasi**. Kartu **Telegram** menampilkan status kanal.

Bila kartu bertuliskan **Belum dikonfigurasi** dan "Token bot belum diisi di konfigurasi server", minta admin server mengisi `TELEGRAM_BOT_TOKEN` dan memulai ulang Core.

**2. Tambahkan target**

Di bagian bawah kartu, isi:

* **Chat ID Telegram**: misalnya `-1001234567890` untuk grup.
* **Label**: nama yang mudah dikenali, misalnya "Tim jaga malam".

Pilih **Tambah target**.

**3. Kirim pesan tes**

Di baris target, pilih **Kirim tes**. Pesan tes berisi kanal, label target, dan waktu, diakhiri "Konfigurasi notifikasi berfungsi."

**4. Pastikan kanal aktif**

Bila kanal nonaktif, pilih **Aktifkan kanal**. Kartu bertuliskan "Notifikasi Insiden dikirim ke semua target aktif di bawah ini."

## Hasil

Pesan "Pesan tes terkirim." muncul di dashboard dan pesan tes masuk ke chat Telegram. Insiden berikutnya dikirim ke semua target aktif.

## Mengelola target

* **Nonaktifkan** atau **Aktifkan**: hentikan atau lanjutkan pengiriman ke target tanpa menghapusnya.
* **Hapus**: target berhenti menerima notifikasi. Pesan yang sudah antre tetap dikirim ke chat ID yang tersimpan.

Label target Telegram tidak dapat diubah. Untuk mengganti chat ID atau label, hapus target lalu tambahkan target baru.

## Status kanal

| Status | Arti |
| - | - |
| **Terhubung** | Pengiriman terakhir berhasil, atau belum ada kegagalan. |
| **Galat** | Pengiriman terakhir gagal, misalnya token bot dicabut atau chat ID salah. Kartu menampilkan **Pengiriman Telegram gagal**, galat terakhir, dan jumlah kegagalan 24 jam. Status kembali normal setelah ada pengiriman yang berhasil. |
| **Nonaktif** | Kanal dinonaktifkan, atau token bot belum diisi. |

## Masalah umum

| Pesan | Solusi |
| - | - |
| Chat ID dan label target wajib diisi. | Isi kedua kolom. |
| target dengan external id tersebut sudah terdaftar di kanal ini | Chat ID itu sudah menjadi target. |
| kanal menolak pesan tes: ... | Periksa chat ID dan pastikan bot sudah ditambahkan ke grup. |
| kanal sedang tidak dapat dijangkau: ... | Periksa koneksi internet server. |

Lihat juga [Cara mengatasi notifikasi tidak terkirim](/bantuan/cara-mengatasi-notifikasi-tidak-terkirim.md).

## Lihat juga

* [Cara kerja notifikasi](/notifikasi/cara-kerja-notifikasi.md)
* [Cara menghubungkan WhatsApp](/notifikasi/cara-menghubungkan-whatsapp.md)


This documentation is built and hosted on [Mintlify](https://mintlify.com), a developer documentation platform.